3 Do'a Jodoh Dari Ayat Alquran, Terbukti

Berbicara tentang jodoh memang tak ada habisnya. Topik seputar jodoh selalu hangat untuk diperbincangkan. Menjadi tema diskusi utama dalam berbagai kajian yang jumlah peminatnya terbilang selalu membludak secara signifikan. 
Fakta yang mencengangkan adalah kebanyakan dari peminat topik ini adalah dari kalangan jomblo. Termasuk mungkin kamu yang sedang membaca tulisan ini. 
Untuk kamu yang masih single mungkin merasa khawatir dan cemas ketika membicarakan topik seputar jodoh. Bagaimana tidak, setiap hari kamu disuguhkan dengan berbagai informasi yang menyuarakan nikah muda, tips memilih jodoh yang ideal, dan sebagainya. Bahkan saat ini banyak sekali akun media sosial yang menawarkan jasa menjemput jodoh bagi pria maupun wanita.
Ada hal yang lebih mengiris hati lagi, yaitu ketika hampir setiap weekend kamu harus menerima undangan pernikahan teman dan dengan sangat berat hati harus datang sebagai tanda penghormatan. 
Kemudian, pertanyaan menggelikan pun datang berseliweran dari orang sekitar 
“Kamu kapan nyusul?” 
atau 
“Kok, dateng sendiri? Jomblo, ya?”. 
Singgasana pelaminan pun seakan ingin kamu robohkan saat itu juga dan berlari ke luar ruangan sambil berteriak, 
“Allah, di mana jodohku?”
Kadang kala kamu memang tak sabar dalam menanti kedatangan jodoh. Rasanya ingin segera bertemu tanpa melalui berbagai lika-liku yang memilukan. Atau mungkin kamu terlalu lelah dikecewakan akibat ta ‘aruf yang gagal di tengah jalan dan sebagainya.
Jodoh tidak kunjung datang tentu banyak sebabnya. Bisa karena masih ada kemaksiatan yang masih dilakukan dan belum terampuni. Bisa juga karena memang kamu belum siap untuk menerima kehadirannya sehingga Allah pun menunda jodohmu.
Lantas apa usaha yang sudah kamu lakukan selama ini? Hanya diam termenung di kamar tanpa berbuat apa-apa? Sudah berusaha tapi tak kunjung menghasilkan? Mungkin kamu kurang doa. Tiga doa ini bisa menjadi amalan yang patut kamu coba dan bisa mendekatkanmu dengan jodoh idamanmu. Doa – doa ini berasal dari Al-Qur’an loh.
Surah Al-Anbiya’ ayat 89
رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَ أَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِيْنَ  
(Rabbi laa tadzarnii fardan wa anta khairul waaritsiin)

 “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.” Kisah doa ini bermula dari cerita Nabi Zakaria yang tak kunjung diberikan keturunan setelah hidup puluhan tahun lamanya.
Kemudian, doa ini pun menjadi familiar digunakan untuk memohon agar didekatkan dengan jodoh. Para jomblo yang sering menyebut dirinya Jofisa (Jomblo fii sabiilillah)  menjadikan doa ini sebagai senjata ampuh dalam upaya menjemput jodoh idaman tanpa melalui pacaran. Kamu harus coba!
Surah Al-Furqan ayat 74
رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ أَزْوَاجِنِا وَ ذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ
(Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzuriyyatinaa qurrota a’yun)

Bagi sebagian orang doa ini pasti sangat familiar karena sering digunakan dalam bacaan setelah shalat (baca: wirid). Doa ini memiliki arti, “Ya Tuhan kami,  anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan dari kalangan kami sebagai penenang hati.”
    3. Surah Al-Qashash ayat 24
رَبِّ إِنِّيْ لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرِ فَقِيْرٌ
 (Rabbi innii limaa anzalta ilayya min khoirin faqiirun)
Terakhir adalah doa yang sempat diucapkan oleh Nabi Musa yang artinya, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” Ada yang menafsirkan kata “kebaikan” dalam ayat tersebut adalah jodoh. Karena jodoh adalah bagian dari kebaikan yang mampu mengantarkan pada keridhaan Allah.
Itulah 3 doa yang mampu mendekatkanmu dengan jodoh jika diamalkan terus menerus.  Namun, bukan serta merta kamu hanya menanti dan berdoa saja. Jodoh adalah bagian dari takdir Allah yang harus diupayakan bukan dipasrahkan tanpa dibarengi usaha dan doa. 
Karena usaha tanpa dibarengi dengan doa ibarat orang yang ingin kenyang tanpa mau makan. Begitupun dengan doa tanpa dibarengi dengan usaha bagaikan pemanah tanpa busur (Ali Bin Abi Thalib).
Dalam hadis dari Ibnu Mas’ud r.a, dikabarkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya proses penciptaan setiap orang dari kalian berada di perut ibunya selama 40 hari berupa segumpal air mani. Selanjutnya ia berubah menjadi segumpal darah dalam masa yang sama.
Kemudian, ia berubah menajdi segumpal daging dalam masa yang sama. Lalu Allah mengutus seorang malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya di samping diperintahkan untuk menuliskan empat perkara, yakni  rezekinya, ajalnya, perilakunya, dan bahagia-celakanya” (HR Bukhari-Muslim).
Bila melihat hadis tersebut, sama sekali tidak ditemukan kata ‘jodoh’ di sana. Lalu apakah jodoh itu bukan bagian dari takdir Allah yang sudah ditetapkan? Dalam penafsiran lain, jodoh adalah bagian dari rezeki yang harus dijemput dan diupayakan. Sehingga jodoh yang didapatkan nanti akan bergantung pada sebesar apa usahamu dalam menggapainya.
Ketika kamu mengharapkan agar dipertemukan dengan jodoh yang mulia, maka muliakanlah dirimu terlebih dahulu. Ketika ingin mendapat yang baik, perbaiki juga dirimu. Karena apa yang didapatkan akan sepadan dengan apa yang telah dilakukan.
Jika memang semua usaha dan doa telah dilakukan tapi tak kunjung mendapatkan jawaban, jangan pernah berputus asa dari kasih sayang Allah. 
Karena Dia pun tak pernah lelah memberi rahmat kepada hamba-Nya. Sekelam apa pun kisah pilu di masa lalumu, seburuk apa pun akhlakmu dahulu, kamu harus tetap memiliki harapan tinggi agar dipertemukan dengan seseorang yang kamu idamkan. Hal tersebut tentunya harus dibarengi dengan usaha yang mampu mendatangkan keridhaan-Nya.
Namun, sering kali kamu berburuk sangka pada Allah dengan mengira bahwa seorang hamba harus berharap sesuai dengan batasannya, tidak boleh berlebihan ataupun berharap hal yang terlalu tinggi dan sulit terkabulkan. Padahal dalam Al-Quran, Allah berjanji akan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya. Mengapa kamu dengan lantangnya malah membatasi?
Mencintai itu bagian dari fitrah manusia dan jika berjodoh, ya itu bonusnya. Tetap yakinlah bahwa keduanya bisa diupayakan dengan senantiasa bermunajat kepada-Nya. 
Rasulullah Saw. bersabda , “Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa” (Sunan Ibnu Majah).
Satu hal lagi yang perlu diingat adalah jangan pernah memaksa Allah untuk menjodohkanmu dengan si A, B, C, dan sebagainya. Tetapi, yakinlah bahwa Allah tahu mana yang terbaik bagimu. Mungkin Allah tidak mengabulkan apa yang kamu inginkan tapi Dia memberikan apa yang kamu butuhkan. Karena keinginan dan kebutuhan jelas berbeda.
Jangan pernah ragu meminta kepada Allah jodoh seperti apa yang kamu idamkan selama ia masih ada dalam kebaikan. Hanya saja ketika apa yang terjadi tidak sesuai dengan harapan, jangan pernah menyalahkan-Nya. Kamu hanya berhak untuk berikhtiar, bukan memaksa kehendak Allah. 
[Ana Dwi Itsna Pebriana ]
Sumber dari : http://mizanpublishing.com/3-doa-ini-bisa-mendekatkanmu-dengan-jodoh/

Tweets by @doajodoh


5 Responses to "3 Do'a Jodoh Dari Ayat Alquran, Terbukti "

  1. Jika memang semua usaha dan doa telah dilakukan tapi tak kunjung mendapatkan jawaban, jangan pernah berputus asa dari kasih sayang Allah.
    Karena Dia pun tak pernah lelah memberi rahmat kepada hamba-Nya. Sekelam apa pun kisah pilu di masa lalumu, seburuk apa pun akhlakmu dahulu, kamu harus tetap memiliki harapan tinggi agar dipertemukan dengan seseorang yang kamu idamkan. Hal tersebut tentunya harus dibarengi dengan usaha yang mampu mendatangkan keridhaan-Nya.

    ReplyDelete
  2. “Kadang perempuan suka berdandan lama hanya untuk sebuah pesta tapi berdandan apa adanya untuk suaminya padahal mempercantik di depan suami berpahala”

    ReplyDelete

  3. Berdoalah dari sekarang bertemu jodoh dengan orang yang kita minati. Jodoh itu pasti ada.
    Walau digenggam kuat, andai ia bukan milik kita, ia akan terlepas juga, walau ditolak ke tepi, andai ia untuk kita, ia akan datang juga. Itulah namanya jodoh
    Aku selalu menanti saat kamu berkata, “aku terima nikahnya …..”.
    Prinsip jodoh itu ikutlah pilihan orang yang baik. Karena orang yang baik akan memilih yang baik untuk jadi pasangan hidupmu.
    Orang-orang yang siap untuk menerima nasehat maka dirinya akan mendapat penjagaan dari Allah. Orang yang insaf dan sadar setelah menerima nasehat orang lain dia akan senantiasa menerima kemuliaan dari Allah SWT.
    Hendaklah kamu melihat dulu perempuan yang akan engkau nikahi.
    Kekecewaan mengajar kita arti kehidupan teruskan perjuangan kita walaupun terpaksa menghadapi rintangan demi rintangan dalam hidup ini.
    Ketika keadaan mengharuskan untuk menangis, tidak perlu berpura, menangislah, tak semua air mata berarti lemah. Laki-laki sejati berani bilang “ayo menikah”!. Laki-laki sejati berani datang pada orang tua. Laki-laki sejati berani tentuin tanggal nikah. Laki-laki sejati dengan kerendahan hati mengucap, “saya terima nikahnya dengan maskawin tunai….”
    Sekeras dan seego apapun laki-laki, airmatanya akan menetes juga bila hatinya dilukai.
    Apakah tanda dari jodoh itu sebenarnya?. Bila kita melihatnya, hati merasa tenang itulah jodoh
    Jika kau tanya kenapa aku memilihmu, itu karena Allah memberiku cinta yang ditujukan kepadamu.
    Dengan bertemu jodoh, manusia akan lebih dewasa, membuat orang tahu bahwa hidup itu tidak hanya satu warna. Tapi dua warna.

    ReplyDelete
  4. Aku, tidaklah semulia Khadijah, tidak setaqwa Aisyah, tidak setabah Fatimah, bukan pula sekaya Balqis apalagi secantik Zulaikhah. Aku hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita-cita menjadi istri yang shalehah.
    Bertemu jodoh dengan orang yang kamu cintai mungkin satu kebetulan. Tapi mencintai jodohmu adalah kewajiban.
    Jika berbicara tentang hidayah, banyak yang memilih untuk menunggu walaupun sadar bahwa hidayah itu perlu dicari. Tapi jika bicara tentang jodoh, banyak orang yang memilih untuk berusaha keras mencarinya walaupun sadar pada hakekatnya jodoh kita sudah ditentukan.
    Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit akan selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar. Tapi ketahuilah bahwa Allah SWT selalu memberi pelangi di setiap badai senyuman di setiap tetesan air mata, berkah di setiap cobaan dan jawaban di setiap doa.
    Dengan tahajjud menyerikan wajah, bersyukur memperkuat barakah, bermuhasabah mencetus hikmah, bertawakkal membuahkan pasrah,dan bersaudara menyemai ukhuwah karena Allah SWT
    Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencitai-Mu, dan aku memohon kepada-Mu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cinta-Mu
    Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih kucintai daripada diriku dan keluargaku.
    Ukhuwah itu bukan terletak pada pertemuan, bukan terletak pada manisnya ucapan di bibir, tetapi pada ingatan seseorang terhadap saudaranya di dalam doanya.
    Kesetiaan wanita diuji saat lelaki tak punya apa-apa, kesetiaan lelaki diuji saat dia punya segalanya.
    Berkata-kata untuk menasehati adalah sangat mudah. Bagian tersulit adalah melakukan nasehat itu.
    Sesungguhnya manusia tidak lain hanyalah perjalanan waktu. setiap kali waktu berlalu, berarti hilang sebagian dirimu.
    Hal yang paling indah adalah ketika dua orang saling rindu, namun tidak berkomunikasi, tetapi keduanya saling mendoakan di dalam sujudnya masing-masing.
    Menanti jodoh itu memang memerlukan doa dan usaha. Dan usaha yang utama adalah memperbaiki diri agar dapat yang baik pula.
    Jika benar dia adalah yang terbaik untukku, satukan aku dan dia hingga ke akhir hayat kami. Jika dia tercipta untukku, kekalkan rasa sayang kami hingga akhir nafas kami. Dan dekatkan hatiku dengan hatinya. Andai telah ditakdirkan dia jodohku maka aku terima dia seadanya.
    Cinta tidak cepat marah dan tidak kasar. Cinta itu lembut dan menginginkan kebaikan bersama bukan menang sendiri.

    ReplyDelete
  5. Jodoh itu rahasia Allah. Allah temukan kita dengan orang yang salah pada awalnya dan menemukan jodoh yang sesuai pada akhirnya. Itulah tanda sayang Allah kepada hamba-Nya.
    Sekitanya dia tidak ditakdirkan untukku dan aku tidak ditakdirkan untuknya maka jauhkanlah diriku dari memikirkannya dan jauhkanlah dirinya dari memikirkanku.
    Dan Allahlah yang menciptakan manusia berpasang-pasangan, laki-laki dan perempuan.
    Jodoh adalah rahmat dan juga ujian dari Allah SWT. Sekiranya dia ditakdirkan untukku dan aku ditakdirkan untuknya, maka peliharalah kami dalam batas-batas syariat.
    Aku ingin mencintaimu karena agamamu. Aku ingin menyayangimu karena akhlakmu. Aku ingin bersamamu karena Allah. Maka terimalah aku seadanya. Kekuaranganku akan menjadi pelengkapmu
    Ya Allah, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah pewaris yang paling baik.
    Ya Allah, jadikanlah aku dikasihi pada hati-hati mereka yang beriman dan gembirakanlah aku dengan kekayaan sehingga seratus dua puluh kebaikan. Allah adalah sebaik-baik pemelihara dan Dia amat mengasihi daripada segalanya.
    Jodoh, takkan datang cepat walau sesaat, takkan datang lewat walau semenit, bersabarlah wahai hati.
    Ya Allah, andai dia dijadikan sebagai pelengkap hidupku, titipkanlah kemesraan di antara kami agar dapat saling menyayangi. Satukanlah hati kami agar kami dapat saling mencintai, mudahkanlah jodoh kami agar kami dapat bersatu sebagai suami istri.
    Cinta, mungkin akan datang bila kita sunyi dan sendiri. Jodoh juga akan datang jika kita sudah siap
    Jodohku, aku tidak tahu dirimu siapa dan entah dimana. Aku hanya tahu engkau ada, di dunia atau di syurga. Akan kusimpan perasaan ajaib ini. Akan kuluapkan untukmu setelah akad menghalalkan kita
    Ya Allah, karuniakanlah aku seorang suami yang shaleh, dia meminangku dan mengawiniku. Dan jadikanlah dia sahabatku di dunia dan di syurga
    Jodoh itu rahasia Allah, sekuat apa kita setia, selama apa kita menunggu, sekeras apa kita bersabar, sejujur apa kita menerima kekasih kita
    Jika namamu yang tertulis di Lauhul Mahfudz untuk diriku, niscaya rasa cinta itu akan Allah tanamkan dalam diri kita. Tugasku bukan mencari dirimu, tetapi menshalehkan diriku
    Wahai seseorang yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz, engkau yang bersama perjalanan hidupku, aku percaya kau sedang memperbaiki dirimu, memantaskan dirimu untuk jadi imam bagi tulang rusukmu, dan buah hatimu kelak
    Wahai Tuhan kami, karuniakanlah kami rahmat dari sisi-Mu, dan berilah kemudahan-kemudahan serta pimpinan kepada kami untuk keselamatan agama kami
    Bila kita berpikir bagaimana cara untuk melupakan seseorang di situ sebenarnya kita masih memikirkannya
    Ya Allah, jika dia benar untukku, dekatkanlah hatinya dengan hatiku. Jika dia bukan milikku, damaikanlah hatiku dengan ketentuan-Mu
    Ketika kamu mencintai orang yang mampu mengubah kamu untuk kebaikan, cintailah dia, ketika dia menolah cintamu, lepaskanlah dia, akan tetapi kekalkanlah kebaikan, agar Allah mempertemukan orang yang lebih baik buatmu.
    Jodoh ditentukan Allah sewaktu kita berumur 4 bulan di dalam kandungan ibu.
    Pernikahan adalah keindahan, keagungan, kenikmatan, dan kemuliaan serta kehangatan dan ketinggian.
    Dua hati manusia pasti bisa menjadi satu dengan izin Allah SWT.
    Cinta manusia itu urusan Allah sedangkan cinta Allah itu urusan kita. Tetapi kita lebih suka sibuk dengan urusan Allah sedangkan urusan kita belum selesai.

    ReplyDelete

Silahkan kirim komentar yang sopan bersahaj saling menghargai dan berdiskusi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel